Oleh : Ayah Kholiq  (salah satu orang tua santri SKIS)

Jika melihat tempatnya memang tampak apa adanya. Tdk ada gedung spt layaknya sebuah sekolah….hanya ada Masjid yang cukup besar dan sebuah bangunan yang masih belum jadi, yang rencananya multi fungsi sebagai aula, ruang kelas dan tempat para orangtua berkumpul.

Tempat yg masih sangat sederhana memang, tapi tdk dg semangat kami para pengelola dan orangtua murid. Kami serius dalam menggarap anak anak kami. Visi dan misi sekolah sdh terpampang jelas di kepala kami, terus tervisualisasi dalam setiap untaian doa bagi anak anak kami.

Ini memang bukan spt umumnya sekolah. Ini adalah sekolah kehidupan. Tempat anak anak belajar membangun karakter, memperkuat pondasi iman, membangkitkan potensi fitrahnya seoptimal mungkin.

Mereka belajar langsung dr alam. Merasakan sendiri keagungan Al-Kholiq dr setiap sensasi yg dirasakan saat bersama alam. Kebun pisang yg luas disekitar sekolah, laut, pasar, sungai, selokan, sawah menjadi tempat belajar mereka.

Mereka menghapal al quran dg memanjat pohon, belajar ttg kehidupan dg berkemah, belajar bertani, beternak, belajar adab kpd masyarakat sekitar dan belajar banyak hal lain langsung dari alam dan kehidupan disekitarnya.

Terima kasih kpd para guru yg tulus membersamai para santri berkegiatan, menjadi partner bagi orangtua yg tetap memegang tanggungjawab paling besar dalam pendidikan anak – anaknya…jazaakumullah khaeran katsir

1 COMMENT

LEAVE A REPLY