Bulan: Oktober 2016

“BEHAVIORAL DAN HUMANISTIC”

Resume diskusi bersama Ustadz Adriano Rusfi Peresume: Kholik Berawal dari diskusi members grup Nasional HEbAT (Home Education based on Akhlaq and Talents) Community tentang bagaimana menyadarkan anak untuk melakukan sholat atas kemauan sendiri terutama bangun sendiri ketika sholat Subuh. Alhamdulillah Ustadz Adriano Rusfi berkenan bergabung. Dan pesan penutup dari Ustadz Harry Santosa Prolog dari Ustadz Adriano Rusfi: Ayahbunda, upaya intervensi perilaku dengan pendekatan behavioral memang merupakan pendekatan tercepat dan mengagumkan. Membuat anak nggak ngompol pake behavioral treatment hanya butuh 3 kali, padahal kalau pakai pendekatan humanistic treatment butuh 1 bulan. Orang latah bisa diterapi secara behavioral dalam waktu 1...

Read More

”SEKOLAH sebagai TERTUDUH”

Ditulis oleh : Kholik Banyak kalangan menyatakan ”Sistem persekolahan sekarang ini merupakan penyebab KENAKALAN REMAJA…” (Sebuah pernyataan yang kontradiktif dengan tujuan didirikannya persekolahan itu sendiri) Lalu, ada apa dengan remaja ? ,dan siapa remaja itu?, kenapa muncul remaja?  Dunia tidak mengenal REMAJA kecuali sejak awal abad ke 20  Islam tidak mengenal REMAJA  Dunia pendidikan hanya mengenal Pedagogi (pendidikan anak) dan andragogi (pendidikan orang dewasa), tidak mengenal “Remajagogi” (pendidikan REMAJA)  Hukum (pidana, perdata) tidak mengenal konsep remaja  Di Indonesia dikenal adanya REMAJA sejak tahun 60 an  Fase perkembangan manusia hanya ada 2: Anak-anak dan...

Read More

Menggali BAKAT Lansia

oleh : Kholik Setiap manusia adalah unik dan very special edition sesuai bakatnya masing-masing, seumur hidupnya, bukan hanya pada usia “produktif” saja atau usia kerja saja. Karena pada dasarnya tidak ada yang membatasi usia produktif itu kecuali kematian. So..Lansia Produktif..? Why not.. Namun banyak bapak-bapak dan ibu-ibu kita yang sudah lansia, kita persilahkan untuk istirahat sambil menunggu dijemput kematian, karena alasan Birrul Walidain. Seseorang akan dianggap tidak berbakti kepada orangtuanya jika membiarkan orang tuanya yang sudah lansia tetap “produktif” dan bekerja. Ini Mitos.. Justru anak yang “memberhentikan” orang tua lansia yang produktif dengan mengistirahatkannya, sama saja memberhentikan hidupnya. Karena...

Read More

Bagaimana Cara Mengajarkan Karakter?

Oleh: Ibnu Sulaiman Sebelumnya kita perlu membatasi dahulu,bahwa yang kita bahas adalah karakter moral. Dimana karakter moral merupakan karakter bawaan sejak lahir namun dapat diubah dan dikuatkan. Meliputi : Dapat dipercaya /trustworthiness, Rasa hormat /respect, Bertanggung jawab /responsibility, Adil /fairness, Peduli /caring, Bermasyarakat /citizenship. Oleh karena itu, karakter moral adalah focus pembelajaran untuk anak dibawah 10th. Dimana waktu tersebut adalah waktu yang pas untuk menumbuhkan keimanan pada anak. Berbeda halnya dengan karakter kinerja, karena Setiap anak memiliki karakter kinerja yang unik sehingga masing-masing memiliki karakter kinerja yang berbeda-beda. Pembelajaran dan penguatan karakter kinerja hanya dilakukan terhadap karakter-karakter kinerja yang...

Read More

KONSEP HE POST AQIL BALIGH USIA >15 TAHUN

Ditulis Oleh : Ayah Harry Santosa =================== Usia 15 tahun ke atas ini anak-anak kita sudah bukan anak-anak lagi, karena mereka sudah masuk aqil baligh, Insya Allah. Anak-anak ini  sudah menjadi individu yang sama dengan orangtuanya. Sama-sama memiliki tanggung jawab sosial dan memikul kewajiban syariah selaku individu aqil baligh. Di usia ini hubungan kita dengan anak-anak harus bisa menjadi sahabat. Tidak boleh terlalu ikut campur tangan urusan mereka, arena kita pun juga tidak terlalu suka jika orang lain ikut campur urusan kita. Prinsipnya “apa yang kita tidak suka orang lain perlakukan kepada diri kita, maka jangan lakukan pada anak...

Read More

Kalender

Oktober 2016
M S S R K J S
« Sep   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031