32.1 C
Semarang
MATERI SOTIS #5 : 🔎MENGENAL PENDIDIKAN BERBASIS KOMUNITAS🔍 PELAKSANAAN PENDIDIKAN BERBASIS KOMUNITAS PADA SKIS 1.    Pelaksanaan pembelajaran SKIS merupakan tanggung jawab bersama semua anggota Komunitas Pendidikan Karakter Imam Syafi’i. 2.    Peran aktif orangtua untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran santri sangat diperlukan, karena sebagaimana prinsip pendidikan anak bahwa peran sekolah dalam mendidik anak adalah 30% dan sisanya 70%  menjadi tanggung jawab orang tuanya. 3.    Setiap...
MATERI SOTIS #4 : “MISSION IMPOSSIBLE” Misi Pendidikan adalah “mission impossible”, sebuah misi yang tidak mungkin berhasil. Tak satu pun manusia di bumi ini akan berhasil mengemban misi pendidikan, walau sekaliber pakar pendidikan kelas dunia sekalipun. Misi dilakukan untuk meraih tujuan. Sedang tujuan pendidikan adalah “terbentuknya generasi yang bermanfaat bagi peradaban dengan semulia-mulia akhlaq”. Ada tiga hal yang mendasari tujuan pendidikan tersebut yaitu hati, pikiran, dan...
MATERI SOTIS #2: *MENGENAL SKIS* *SEKOLAH KARAKTER IMAM SYAFI’I (SKIS) SEMARANG* “Menumbuhkan Karakter Generasi Muda Indonesia” *BENTUK SEKOLAH* Sekolah Karakter Imam Syafi’i (SKIS) Semarang adalah sebuah komunitas pendidikan berbasis akhlaq dan bakat, yang merupakan kumpulan dari beberapa keluarga yang melaksanakan pendidikan berbasis rumah bagi anak-anaknya namun belum mampu melaksanakannya secara mandiri, sehingga dalam pelaksanaannya harus bekerja sama dengan keluarga lain. Tanpa adanya koordinasi yang...
MATERI SOTIS  #1: PENDIDIKAN BERBASIS RUMAH Mendidik anak adalah amanah bagi setiap orang tua tidak bisa digantikan atau didelegasikan kepada siapapun. Karena setiap orang tua akan diminta pertanggung jawaban atas pendidikan anaknya Allah ta’ala berfirman: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا “Wahai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (QS. At Tahrim: 6) Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ...
Download formulir pendaftaran disini Cras semper dictum lectus ac bibendum. Sed id massa vel lorem laoreet molestie. Nullam vulputate lacus at mauris molestie porttitor. Cras semper dictum lectus ac bibendum. Sed id massa vel lorem laoreet molestie. Nullam vulputate lacus at mauris molestie porttitor. Cras semper dictum lectus ac bibendum. Sed id massa vel lorem...
​Sebenarnya … Mendidik anak itu menjadikan hati tenang Mendidik anak itu menyebabkan kebahagiaan Karena mendidik anak itu bagian dari kenikmatan SURGA DUNIA Tapi.., kenyataannya seringkali... Masih panik dalam mendidik anak. Masih marah-marah dalam mendidik anak. Masih menderita karena sebab mendidik anak. Masih membuat anak tertekan dalam mendidiknya. Itu bisa jadi CARA MENDIDIKNYA BELUM BENAR, karena mendidik itu asalnya mudah, tenang, menyenangkan, membuat  bahagia, dan terasa nikmat. Mendidik itu perintah...
Mendidik anak itu pada dasarnya adalah mudah. Karena: - Allah ta’ala telah memberikan bekal Iman, Islam, dan kebaikan-kebaikan lainnya kepada setiap anak, dengan menjadikan setiap anak yang lahir dalam keadaan fitrah atau berkarakter (QS. Ar Rum:30) - Allah telah memberikan “user manual” atau petunjuk yang sederhana, jelas, dan teruji untuk mendidik anak melalui Rasul Nya, yaitu bersumber dari Al Qur’an dan Hadits. -...
Banyak diantara pendidik dan orang tua yang mengajarkan anak MEMBACA, tetapi tidak ditumbuhkan terlebih dahulu CINTA MEMBACA. Banyak diantara pendidik dan orang tua yang mengajarkan anak MENULIS, tetapi tidak ditumbuhkan terlebih dahulu CINTA MENULIS. Banyak diantara pendidik dan orang tua yang mengajarkan anak BERHITUNG, tetapi tidak ditumbuhkan terlebih dahulu CINTA BERHITUNG. Banyak diantara pendidik dan orang tua yang mengajarkan anak MENGHAFAL, tetapi...
​Pengalaman mendampingi pemetakan bakat siswa SMK, banyak hal yang menjadi bahan renungan, diantaranya banyak siswa dalam menentukan cita-citanya karena “pesanan” dari orang tuanya. Padahal sebenarnya cita-cita pesanan tersebut tidak sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Dengan dalih bakti pada orang tua, akhirnya mereka harus terpaksa rela menempuh jalan  yang bukan untuknya. “Sebenarnya saya ingin kuliah di jurusan ini…, tapi orang tua ingin...
Pabrik mesin memproduksi alat-alat/mesin-mesin untuk fungsi tertentu. Sekolah mendidik manusia untuk menjadi kompeten pada bidang tertentu. Setelah mesin keluar dari pabrik, lalu digunakan oleh orang untuk mengerjakan pekerjaan tertentu. Setelah siswa lulus sekolah, lalu dipekerjakan oleh orang lain untuk mengerjakan pekerjaan tertentu. Mesin digunakan untuk menghitung, menganalisa, memperbaiki, mengingat, dan sejenisnya. Tamatan sekolah dipekerjakan untuk menghitung, menganalisa, memperbaiki, mengingat, dan sejenisnya. Pabrik menggunakan prosedur operasional...

POPULAR ARTICLES