MATERI #7

PENDIDIKAN KARAKTER

 

Pendidikan karakter adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menumbuhkan karakter-karakter yang ada pada diri seseorang  sehingga tumbuh sempurna menjadi pribadi yang bermanfaat bagi peradaban dengan sebaik-baik akhlaq.

Karakter adalah setiap perbuatan atau aktivitas yang dilakukan oleh manusia tanpa diawali oleh proses berfikir, karena karakter itu sudah inheren, merupakan sikap dan sifat yang melekat pada diri seseorang.

Karakter merupakan bawaan sejak lahir yang disebut dengan istilah al-fitrah (اَلْفِطْرَةُ ), yang telah Allah ta’ala karuniakan kepada setiap anak manusia, untuk ditumbuhkan  sehingga menjadi bekal untuk menunaikan tugas untuk beribadah kepada Allah ta’ala dan sebagai khalifah di muka bumi ini, sehingga menjadi pribadi-pribadi yang bermanfaat bagi peradaban dengan sebaik-baik akhlaq.

Dasar pendidikan karakter adalah merujuk kepada panduan pendidikan fitrah manusia sebagaimana yang telah dijelaskan pada Bab II. Fitrah manusia.

Tentang fitrah manusia, Allah ta’ala berfirman:

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفاً فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لاَ تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُونَ

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama(Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.(QS. Arrum: 30)

Juga sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kemudian kedua orang tuanyalah yang akan menjadikan anak itu menjadi Yahudi, Nashrani atau Majusi” (HR. Muslim)

Berdasar penjelasan ayat ke 30 surat Arrumdan hadits tentang fitrah yang tersebut pada BAB II, maka dapat dirumuskan bahwa pendidikan karakter memiliki konsep dasar sebagai berikut:

  1. Pendidikan karakter adalah pendidikan yang menyakini bahwa setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, yaitu sudah dibekali oleh Allah ta’ala keimanan, Ke-Islam-an, dan  karakter-karakter yang cenderung mencintai kebaikan-kebaikan. (Pendidikan karakter menolak pendapat yang menyatakan anak terlahir dalam keadaan seperti kertas kosong)
  2. Pendidikan karakter  adalah pendidikan yang menjaga dan menumbuhkan karakter-karakter yang sudah ada pada diri anak. (Pendidikan karakter tidak menjejalkan pengetahuan-pengetahuan yang tidak relevan dengan karakter-karakter anak)
  3. Pendidikan karakter menggunakan metode pembelajaran yang telah diwahyukan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu bersumber dari Al Qur’an dan hadits-hadits yang shohih.

Karakter pembawaan yang telah ada pada diri manusia, Dalam hal ini terkait dengan kadar kesamaan karakter antar pribadi anak, dibagi menjadi dua, yaitu:

  1. Semua anak sama

Allah ta’ala memberikan karunia karakter kepada semua anak yang lahir dengan kadar yang sama, seperti: kecintaan kepada Allah (aqidah), kecintaan ibadah, Adab, Akhlaq, dan kecintaan belajar, karakter perkembangan.

Karakter ini harus ditumbuhkan pada masing-masing anak (nurture).

  1. Masing-masing anak berbeda

Allah ta’ala memberikan karunia karakter yang berbeda-beda pada masing-masing anak, seperti: gaya belajar dan bakat.

Karakter ini penumbuhannya menyesuaikan kondisi anak, sehingga karakter ini yang membuat anak menjadi unik, lain dari yang lain (nature).

Gambar 3.1. Penumbuhan Karakter

Keterangan gambar:

  1. Karakter Iman: Harus ditumbuhkan pada semua anak, karena setiap anak telah dikaruniai karakter keimanan sejak lahir.
  2. Karakter Belajar: Kecintaan belajar harus ditumbuhkan pada semua anak, tetapi gaya belajar anak harus dipetakan.
  3. Karakter Bakat: Dipetakan terlebih dahulu, kemudian ditumbuhkan.
  4. Karakter perkembangan: Semua anak dikaruniai Allah ta’ala karakter perkembangan sejak dari berada di sulbi ayahnya sampai tua.

Setidaknya terdapat empat karakter/fitrahyang sudah ada pada diri anak sejak lahir antara lain:

  1. Karakter Iman (Fitrah Keimanan)
  2. Karakter Belajar (Fitrah Belajar)
  3. Karakter Bakat (Fitrah Bakat)
  4. Karakter Perkembangan (Fitrah Perkembangan)

 

Gambar 3.2. Empat Potensi Karakter

Pokok dari metode pembelajaran pendidikan karakter adalah menumbuhkan karakter iman, karakter belajar, dan karakter bakat diselaraskan dengan karakter perkembangan anak.